Tuesday, January 19, 2010

SMAN I Cihaurbeuti Kemalingan

Tuesday, January 19, 2010
Kawanan pencuri spesialis komputer menggasak 17 unit central procesing unit (CPU) milik SMAN 1 Ciahurbeuti, di Desa Pamokolan, Kec. Cihaurbeuti, Kab. Ciamis. Selain itu, kawanan yang diperkirakan lebih dari tiga orang tersebut juga membawa kabur satu unit laptop serta sejumlah peralatan elektonik lainnya.

"Sampai saat ini kami masih melakukan penyelidikan. Selain meninggalkan bekas minuman kemasan, petugas juga menemukan sidik jari yang menempel di kaca jendela. Mungkin sidik jari si pelaku," ungkap Kapolres Ciamis Ajun Komisari Besar Agus Santoso didampingi Kabag Binamitra Kompol Yudi Saprudin dan Kasat Reskrim Ajun Komisaris Agus Gustiaman, Selasa (19/1).

Disebutkan kasus pencurian tersebut diketahui hari Senin (18/1) oleh Dani Romdoni (25) salah seorang guru komputer sekolah tersebut. Saat masuk ke dalam rungan sekitar pukul 6.30 WIB, dia kaget mendapati ruangan komputer kondisinya sudah berantakan. Setelah diteliti ternyata seluruh CPU sudah tidak ada. Demikian pula satu unit laptop dan beberapa barang elektronik lainnya juga hilang.

Kejdaian tersebut segera dilaporkan kepada rekannya. Ketika ditelitu lebih lanjut, mereka menemukan pintu jendela sudah terbuka, selain itu teralis besi juga rusak Sebelum masuk ke dalam lingkungan sekolah, kawanan tersebut juga sempat memotong kawat pagar berduri. Selanjutnya membobol pintu ruangan di lantai satu, kemudian kembali merusak jendela ruang laboratotium komputer yanbg ada di lantai dua.

"Sebelum beraksi, kawanan tersebut sempat istirahat dan minum di kebun belakang sekolah. Kami menemukan beberapa gelas minuman kemasan, serta obat oles anti nyamuk," tutur Agus seraya memperkirakan kerugiannya mencapai Rp 70 juta.

0 comments

Pengeroyok Tabrak Jembatan

Pelaku penyeroyokan terhadap Endi (30), warga Dusun Kertamukti, Desa Jayamukti Kec. Blanakan tertangkap setelah mobil yang mereka kendarai menabrak jembatan di Kampung Babakan, Desa Blanakan. Saat itu petugas menangkap para tersangka sedang berusaha ke luar dari dalam mobil yang baru saja menabrak tembok jembatan.

Warga Babakan yang melihat ada mobil menabrak jembatan awalnya hendak memberikan pertolongan. Namun niat mereka diurungkan setalah mengetahui para pengendara sedan itu sebelumnya telah menabrak Endi.

Seperti diketahui, Senin petang (18/1) , Endi ditabrak mobil sedan D 1477 KP ketika dia tengah mengendari sepeda sekitar satu kilo meter dari rumahnya. Oleh penabraknya Endi bukannya ditolong, dia malah dikeroyok hingga babak belur oleh para penumpang sedan tersebut.

Warga malah berbalik marah. Mereka ikut membantu Polisi menangkap tersangka dan bahkan warga sempat menghancurkan keca depan sedan tersebut. Setelah dibekuk Polisi, indentas pelaku penabrakan sekaligus pengeroyokan itu pun terungkap.

Mereka adalah Bambang Kaca (42), warga Dusun Krajan Desa Panyingkiran Kec. Purwadadi, Jaja (31) warga Dusun Krajan Desa Koranji Kec. Purwadadi, dan Karim alias King (30), warga Tegal Panjang, Desa Rawa Mekar Kec. Blanakan.

Kepala Polsek Blanakan Ajun Komisaris Yanto didampingi kanit Reskrim Ajun Inspektur Satu Sunarto saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. "Semua tersangka kami tahan kerena telah melakukan kekerasan di muka umum," ujar Kapolsek.

0 comments

Monday, December 21, 2009

Empat Pendemo Mengalami Luka

Monday, December 21, 2009

BANDUNG, (PRLM).- Empat orang pengunjuk rasa dari LSM Panjara mengalami luka serius di kepala akibat terkena pecahan gelas yang ditimpakan ke kepalanya saat berdemo di depan Gedung Kejati Jabar, Selasa (22/12). Darah segar terus mengalir dari kepalanya hingga
membasahi baju putih yang dipakainya.

Gelas itu sengaja ditimpakan ke kepalanya sebagai bentuk ke kecewaan karena tidak diterima oleh pihak kejaksaan. Namun setelah aksi berdarah itu terjadi akhirnya pihak kejaksaan
membuka diri untuk menemui mereka. Di antara mereka akhirnya diterima di aula kejaksaan tinggi oleh wakajati Basuni Masyarif dan Asintel Susilo. Pendemo dalam tuntutannya meminta Kejati Jabar untuk mengusust tuntas kasus yang melibatkan Bupati Bandung Barat Abubakar

PR Online

0 comments

LSM Panjara Unjuk Rasa di Kejaksaan

BANDUNG, (PRLM).- Ratusan massa yang mengatasnamakan dari LSM Pemantau Kinerja Aparatur Negara (LSM Panjara) melakukan aksi unjuk rasa di Depan Gedung Kejaksaan
Tinggi (Kejati) Jabar Jln. RE Martadinata Kota Bandung, Selasa (22/1). Dalam aksinya massa
meminta aparat kejaksaan menuntaskan kasus-kasus bantuan sosial dan penyelewengan/ppenyimpangan berupa mark up pembiayaan DASK tahun 2004 atau
dana fiktif pada sekda kabupaten bandung sebesar Rp 5 miliar.

Menurut Ketua LSM Panjara Achmad Fachrie, kejaksaan harus menuntaskan kasus yang melibatkan Sekda Kabupaten Bandung saat itu yang kini menjadi Bupati Bandung Barat. Dalam aksinya mereka sempat memecahkan gelas ke kepala sebagai bentuk kekecewaan karena kejati tidak menemui pengunjuk rasa. Pecahan gelas itu mengakibatkan kepala salah seorang pengunjuk rasa berdarah.

PR Online

0 comments

Polwiltabes Antisipasi Kemacetan

BANDUNG, (PRLM).- Untuk mengantisipasi kemacetan, terutama kendaraan-kendaraan dari luar kota yang masuk Kota Bandung, Polwiltabes Bandung telah berkoordinas dengan Polwil Purwakarta, Polwil Priangan, Polda Jabar dan Jasa Marga. "Sebagian besar pendatang hapalnya masuk Kota Bandung melalui pintu tol Pasteur. Padahal ada beberapa pintu masuk lainnya seperti Pasirkoja, Kopo, dan Buahbatu. Nanti,jika terjadi penumpukan di Pasteur, maka kendaraan akan diarahkan ke pintu tol lainnya," ujar Kepala Bagian Operasional (Kabagops) Polwiltabes Bandung Ajun Komisaris Besar Soni P. Handoko.

Menjelang perayaan Nata dan Tahun Baru, Polwiltabes Bandung juga menggelar operasi Lilin Lodaya. Selama operasi Lilin Lodaya itu, polwil menyiapkan sejumlah pospam yang tersebar di berbagai titik. "Pospam itu layaknya kantor polisi biasa hanya skalanya lebih kecil. Warga bisa melaporkan apa saja di sana jika memerlukan bantuan atau lainnya," ucapnya.

Pada malam tahun baru nanti, kekuatan akan difokuskan di titik-titik yang menjadi pusat keramaian. "Ada tiga titik yaitu di Alun-alun, Dago, dan Gasibu. Kami juga menghimbau warga yang hendak merayakan Tahun Baru untuk menaati aturan yang ada. Misalnya naik motor berdua dan pakai helm, tidak memakai mobil bak terbuka, dan lainnya. Ini demi keselamatan bersama," ujar Soni.
PR Online

0 comments

Lokasi Perayaan Natal Akan Dijaga

BANDUNG, (PRLM).- Kepala Bagian Operasional (Kabagops) Polwiltabes Bandung Ajun Komisaris Besar Soni P. Handoko menghimbau umat Kristiani yang beribadah di rumah-rumah dan tempat umum pada malam Natal, agar lapor ke kantor polisi terdekat. Dengan adanya laporan tersebut, polisi akan turut mengamankan untuk mengantisipasi jika terjadi sesuatu. "Laporan itu penting. Tidak ada maksud apa-apa. Semata-mata untuk pengamanan dan antisipasi saja," katanya.

Berdasar catatan yang masuk ke Polwiltabes Bandung, pada malam Natal nanti ada 176 tempat yang bakal dijadikan lokasi ibadah malam Natal. Dari 176 tempat itu, 134 adalah gereja sementara 42 lainnya adalah tempat umum yang dijadikan tempat ibadah seperti rumah dan ruko. "Kemungkinan masih banyak tempat umum lainnya yang bakal menjadi tempat ibadah pada malam Natal nanti. Karena itu kami imbau untuk segera melapor," ujar Soni.

Soni menambahkan, jumlah personel yang diturunkan untuk pengamanan selama Operasi Lilin Lodaya 2009 nanti mencapai 2.758 anggota. "Mereka disebar di 31 titik rawan di tiga wilayah Polresta Bandung Barat, Polresta Bandung Tengah dan Polresta Bandung Timur," katanya.

Menjelang Natal, pengamanan akan difokuskan pada gereja-gereja. Tiap gereja akan ada tiap polisi yang berjaga. "Untuk gereja kecil ada empat orang. Fokus pengamanan dipusatkan pada gereja-gereja yang jemaatnya banyak," ujarnya.

Polisi juga menyiapkan anggota untuk sterilisasi serta perlengkapan metal detector. "Tapi kami lebih mengedepankan petugas pengamanan dalam karena menyangkut etika. Kami akan membantu secara teknis. Tapi sampai saat ini belum ada permintaan untuk sterilisasi dan metal detector," katanya.

PR Online

0 comments