BANDUNG, (PRLM).- Untuk mengantisipasi kemacetan, terutama kendaraan-kendaraan dari luar kota yang masuk Kota Bandung, Polwiltabes Bandung telah berkoordinas dengan Polwil Purwakarta, Polwil Priangan, Polda Jabar dan Jasa Marga. "Sebagian besar pendatang hapalnya masuk Kota Bandung melalui pintu tol Pasteur. Padahal ada beberapa pintu masuk lainnya seperti Pasirkoja, Kopo, dan Buahbatu. Nanti,jika terjadi penumpukan di Pasteur, maka kendaraan akan diarahkan ke pintu tol lainnya," ujar Kepala Bagian Operasional (Kabagops) Polwiltabes Bandung Ajun Komisaris Besar Soni P. Handoko.
Menjelang perayaan Nata dan Tahun Baru, Polwiltabes Bandung juga menggelar operasi Lilin Lodaya. Selama operasi Lilin Lodaya itu, polwil menyiapkan sejumlah pospam yang tersebar di berbagai titik. "Pospam itu layaknya kantor polisi biasa hanya skalanya lebih kecil. Warga bisa melaporkan apa saja di sana jika memerlukan bantuan atau lainnya," ucapnya.
Pada malam tahun baru nanti, kekuatan akan difokuskan di titik-titik yang menjadi pusat keramaian. "Ada tiga titik yaitu di Alun-alun, Dago, dan Gasibu. Kami juga menghimbau warga yang hendak merayakan Tahun Baru untuk menaati aturan yang ada. Misalnya naik motor berdua dan pakai helm, tidak memakai mobil bak terbuka, dan lainnya. Ini demi keselamatan bersama," ujar Soni.
PR Online
Menjelang perayaan Nata dan Tahun Baru, Polwiltabes Bandung juga menggelar operasi Lilin Lodaya. Selama operasi Lilin Lodaya itu, polwil menyiapkan sejumlah pospam yang tersebar di berbagai titik. "Pospam itu layaknya kantor polisi biasa hanya skalanya lebih kecil. Warga bisa melaporkan apa saja di sana jika memerlukan bantuan atau lainnya," ucapnya.
Pada malam tahun baru nanti, kekuatan akan difokuskan di titik-titik yang menjadi pusat keramaian. "Ada tiga titik yaitu di Alun-alun, Dago, dan Gasibu. Kami juga menghimbau warga yang hendak merayakan Tahun Baru untuk menaati aturan yang ada. Misalnya naik motor berdua dan pakai helm, tidak memakai mobil bak terbuka, dan lainnya. Ini demi keselamatan bersama," ujar Soni.
PR Online
0 comments:
Post a Comment